Komite Eksekutif Internasional APSA Bersidang di Shenzhen, Tiongkok

Shenzhen, Tiongkok – 26 Mei 2024 – Asosiasi Keamanan Asia Pasifik (APSA) Internasional berhasil menyelenggarakan pertemuan Komite Eksekutif di Shenzhen, Tiongkok, yang mempertemukan para pemimpin puncak dari seluruh jaringan APSA untuk membahas arah strategis, prioritas organisasi, dan kolaborasi keamanan lintas batas.

Pertemuan tersebut dipimpin oleh Bapak Jincai Yang, Presiden APSA Internasional, dan dihadiri oleh anggota Komite Eksekutif utama yang mewakili cabang APSA di seluruh kawasan Asia-Pasifik, termasuk India, Jepang, Indonesia, Malaysia, Korea Selatan, dan Nepal. Agenda pertemuan berfokus pada peningkatan koordinasi regional, perluasan keterlibatan anggota, dan penyelarasan program-program APSA dengan kebutuhan keamanan global yang terus berkembang.

“Shenzhen mewakili semangat inovasi dan konektivitas, yang juga merupakan arah yang kami bayangkan untuk pertumbuhan APSA,” ujar Bapak Jincai Yang dalam sambutan pembukaannya.
“Pertemuan ini bukan hanya tentang perencanaan—melainkan tentang memperkuat persatuan kita sebagai satu komunitas keamanan di Asia.”

Sorotan utama dari pertemuan tersebut meliputi:

  • Tinjauan dan persetujuan kalender program regional APSA tahun 2025

  • Diskusi tentang penguatan inisiatif keamanan siber dan kesadaran ancaman digital

  • Pembaruan tentang aktivitas chapter dan kolaborasi regional

  • Perencanaan untuk acara-acara besar mendatang, termasuk Konferensi Keamanan Kathmandu dan Peta Jalan Pelatihan Teknis APSA 2025–2026

Komite Eksekutif juga menegaskan kembali komitmennya terhadap pengembangan profesional, mengadvokasi program pelatihan yang lebih terstruktur dan sertifikasi industri di seluruh negara anggota.

Pertemuan di Shenzhen menandai tonggak penting dalam upaya berkelanjutan APSA untuk memperdalam keselarasan strategis dan membina kerja sama yang lebih kuat di antara cabang-cabangnya.

“Kehadiran dan kolaborasi anggota Komite Eksekutif kami di Shenzhen mencerminkan ambisi kolektif kami untuk menjadikan Asia lebih aman, lebih cerdas, dan lebih tangguh,” kesimpulan Bapak Yang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *